Friday, 20 April 2018

Cara Memperbaiki Kesalahan Pada Sertifikat TOEFL ITP

Cara Memperbaiki Kesalahan Pada Sertifikat TOEFL ITP


Akhirnya saat-saat yang ditunggu telah tiba setelah hampir dua minggu menunggu. Ya, pengumuman skor TOEFL ITP telah keluar! Itulah yang dipikirkan setelah mengambil tes TOEFL. Saat yang menegangkan dan penuh dengan harapan. Itu juga yang saya rasakan setelah mengambil tes TOEFL di salah satu instansi resmi penyelenggara TOEFL ITP di Semarang. Setelah hampir dua minggu menunggu atau tepatnya 10 hari setelah tes TOEFL ITP, akhirnya skorpun keluar. Tidak terlalu mengecewakan karena skor yang saya harapkan sudah tercapai, walaupun masih jauh dari kata sempurna. Seperti biasa, saya mengamati setiap detail sertifikat yang saya dapatkan. Awalnya saya merasa senang karena sudah sesuai harapan. Namun ada sesuatu yang mencolok di mata ketika saya melihat lebih detail sertifikat yang saya dapatkan. Ternyata tanggal lahir pada sertifikat salah. Ya, kesalahan tanggal lahir pada sertifikat TOEFL ini bisa jadi menjadi masalah, itu yang saya pikirkan. Kemudian saya mencari tahu apakah kesalahan pada setifikat TOEFL ini bisa diperbaiki. Ternyata kesalahan pada sertifikat TOEFL bisa diperbaiki, namun dengan sedikit waktu dan biaya. Kesalahan seperti nama dan tanggal lahir. Nah, di sini saya akan berbagi bagaimana cara memperbaiki kesalahan tanggal lahir pada sertifikat TOEFL ITP. 
Hal pertama yang harus dilakukan adalah menghubungi instansi tempat dimana kita melakukan tes TOEFL ITP sebelumnya. Biasanya mereka akan melakukan konfirmasi ke IIEF pusat di Jakarta, namun bisa juga kita yang diminta untuk menghubungi sendiri ke pihak IIEF. Dari situ, ada beberapa poin penting yang didapatkan dari IIEF:
1. Peserta hanya dapat melakukan pencetakan ulang di mana peserta melakukan tes. Artinya, kita bisa melakukan perbaikan sertifikat di mana kita melakukan tes TOEFL sebelumnya karena hanya instansi tersebut yang berwewenang dan mempunyai data kita.

2. Peserta hanya boleh melakukan satu kali cetak ulang setiap kali tes dilakukan. Artinya, kita bisa melakukan perbaikan hanya sekali setelah tes. Oleh karena itu, pastikan saat melakukan perbaikan data harus benar (nama dan tanggal lahir).

3. Peserta yang dapat melakukan cetak ulang adalah dengan skor TOEFL di atas 460 dan melaksanakan tes satu tahun setelah melakukan tes. Memang sertifikat hanya akan dikeluarkan/dicetak apabila peserta mendapat skor minimal 460. Jika kurang dari 460 maka tidak akan mendapat sertifikat. Kemudian, pencetakan ulang sertifikat hanya bisa dilakukan maksimal satu tahun setelah tes dilakukan. Setelah satu tahun maka pencetakan ulang tidak dapat dilakukan. Oleh karena itu, sebaiknya perbaikan dilakukan dengan segera.

4. Proses pencetakan ulang memakan waktu kurang lebih 7-10 hari setelah institusi mengirim form permintaan dan melakukan pembayaran dan mengirim kembali seluruh sertifikat yang salah (jika terdapat revisi nama/tanggal lahir). Oleh karena itu, seluruh sertifikat yang salah dikembalikan ke institusi dimana kita melakukan tes, melakukan pembayaran, dan menunggu institusi mengirim form pencetakan ulang.

5. Terkait perbaikan tanggal lahir, maka WAJIB melampirkan foto kopi/scan ID card yang masih berlaku (KTP/SIM/Paspor) untuk memastikan tanggal lahir dengan benar. Ini mungkin juga berlaku bagi kesalahan nama agar perbaikan benar-benar sesuai.

6. Biaya yang dikenakan adalah sebesar Rp 250.000,- yang dilakukan oleh institusi dimana kita melakukan tes ke IIEF, bukan dari peserta ke IIEF. Artinya, peserta membayar biaya pencetakan ulang ke institusi dimana peserta melakukan tes untuk selanjutnya dibayarkan ke IIEF. Biaya saat ini (tahun 2018) adalah Rp 250.000,- dan bisa jadi biaya akan berubah tiap tahun.

Dari poin-poin tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa untuk memperbaiki kesalahan pada sertifikat TOEFL peserta tinggal menghubungi institusi dimana tes dilakukan dengan membawa sertifikat yang salah, membawa foto kopi ID card (KTP/SIM/Paspor), dan uang sebesar Rp 250.000,-. Peserta tinggal menunggu pencetakan ulang sertifkat sekitar 1-2 minggu untuk mendapatkan sertifikat TOEFL yang sudah diperbaiki. Semoga bermanfaat!

10 Tips Menghadapi Wawancara Kerja

10 Tips Menghadapi Wawancara Kerja

tips interview
My Own Property/10 Tips Interview
Hal yang bisa dibilang menegangkan saat melamar pekerjaan adalah sesi wawancara. Sesi dimana kita akan terlihat kesiapannya dan pribadiannya. Lalu bagaimana menghadapinya? Kali ini saya akan berbagi tips menghadapi wawancara kerja. Tips ini merupakan hasil dari pengalaman pribadi ketika melamar pekerjaan di salah satu instansi swasta. Mungkin tiap-tiap individu akan berbeda, namun apa salahnya jika berbagi pengalaman agar menjadi bahan pertimbangan untuk menghadapi wawancara kedepannya. Berikut tipsnya:
1. Masuk ruang wawancara dalam keadaan tenang (tidak gugup/grogi)
Kesan pertama ketika masuk ruang wawancara haruslah terlihat percaya diri dan tenang (tidak gugup). Kuncinya adalah tenangkan diri benar-benar sebelum masuk ruangan, tarik nafas, dan jangan gugup. Ketika dari awal sudah terlihat gugup, maka akan mengakibatkan pikiran buyar (ng-blank), terbata-bata ketika berbicara, dan berkeringat dingin. Usahakan kuasai diri dari awal hingga akhir.

2. Duduk ketika sudah dipersilahkan
Ketika sudah masuk ruang wawancara janganlah langsung duduk walaupun kursi sudah disediakan. Duduklah ketika sudah dipersilahkan karena bisa jadi ini menjadi nilai tambah untuk kita. Duduklah dengan rileks.

3. Berjabat tangan
Berjabat tangan adalah hal yang baik dengan siapapun, termasuk dengan pewawancara. Berjabat tanganlah jika sesama laki-laki/sesama perempuan. Ketika berjabat tangan usahakan dengan penuh kepercayaan diri, yaitu dengan berjabat tangan dengan erat (sewajarnya), jangan terlalu lembut, tapi juga jangan terlalu kencang. Berjabat tangan bisa dilakukan saat awal dan akhir wawancara.

4. Senyum kesan pertama
Senyum bisa menjadi senjata ampuh untuk meluluhkan pewawancara. Senyumlah sewajarnya sebagai kesan pertama agar suasana terlihat lebih tenang.

5. Jangan terburu-buru menjawab pertanyaan
Pertanyaan yang diajukan dalam wawancara bisa jadi merupakan pertanyaan yang ringan. Namun, jangan sampai terkecoh dengan langsung menjawab dengan asal-asalan. Pahami dan pikirkanlah dulu matang-matang sehingga jawabannya bisa memenuhi harapan si pewawancara. Berikanlah jawaban yang terbaik.

6. Percaya diri dalam menjawab pertanyaan
Usahakan jawablah setiap pertanyaan dengan percaya diri untuk memenuhi harapan si pewawancara. Jawaban yang tidak percaya diri hanya akan membuat bumerang bagi kita.

7. Jangan bertele-tele
Jawablah setiap pertanyaan yang diajukan dengan langsung ke inti jawaban. Jangan menjawab dengan bertele-tele karena akan terlihat ragu dan tidak percaya diri.

8. Gunakan gesture sewajarnya
Saat bebricara, usahakan kurangi penggunaan gesture yang berlebihan. Gesture atau bahasa tubuh memang sangat membantu ketika seseorang berbicara, namun penggunaan bahasa tubuh yang berlebihan mengakibatkan komunikasi kurang efektif.

9. Pandangan ke arah pewawancara
Saat mendengarkan dan menjawab ketika wawancara sebaiknya pandangan kita tertuju ke pewawancara. Jangan mengalihkan pandangan ke bawah, ke atas, ataupun ke samping. Saat pewawancara berbicara atau bertanya berilah perhatian dengan menampakan keseriusan mendengarkan. Kemudian saat menjawab pertanyaan pastikan pandangan kita tertuju ke pewawancara untuk menunjukan bahwa kita jujur dan percaya diri dalam menjawab.

10. Saat setuju atau menyanggah pewawancara
Saat wawancara biasanya kita diberi kesempatan untuk memberikan argumen ataupun memberikan tanggapan terhadap suatu kasus ataupun pendapat pewawancara. Biasanya ini terdapat di sesi wawancara yang lebih mengarah ke diskusi. Saat kita setuju dengan pendapat/kasus yang diberikan oleh pewawancara sebaiknya kita menunjukan kalimat setuju dengan memberikan dasar pada pendapat kita dan berilah sedikit pendapat yang mendukung. Kemudian jika tidak setuju/menyanggah pastikan menggunakan kalimat yang santun juga. Janganlah langsung menyalahkan, namun berilah pendapat yang berbeda yang berdasar dan bersumber. Ini tentunya akan memberikan nilai lebih tersendiri bagi kita.

Demikian beberapa tips yang bisa saya bagikan. Semoga bermanfaat!

Contoh Wawancara Kerja Menjadi Guru

Contoh Wawancara Kerja Menjadi Guru

contoh wawancara kerja menjadi guru
My Own Property/Contoh Wawancara Kerja Menjadi Guru
Pengalaman memang menjadi sesuatu yang dianggap ampuh untuk menjadi refleksi di masa mendatang. Dengan pengalaman, seseorang akan lebih bisa mempersiapkan apa yang perlu disiapkan. Tentunya pengalaman itu bisa didapat dari pengalaman pribadi yang dialami ataupun pengalaman yang didapat secara cuma-cuma dari pengalaman seseorang melalui cerita. Nah, di sini saya akan sedikit berbagi pengalaman wawancara kerja menjadi seorang guru. Pengalaman ini saya dapatkan ketika saya mendaftar sebagai calon guru di salah satu lembaga pendidikan swasta di Purwokerto. Sebelumnya, saya telah lulus seleksi tahap 1, yaitu seleksi berkas yang kemudian berlanjut ke seleksi tahap 2, yaitu wawancara. Tentunya perjalanan masih panjang karena masih ada beberapa tes lagi sebelum dinyatakan lolos, yaitu seleksi tahap 3 microteaching, seleksi tahap 4 tes kesehatan. Jika sudah dinyatakan lolos barulah mengikuti job training selama satu bulan. Berikut pengalaman mengikuti tes wawancara menjadi seorang guru di lembaga pendidikan swasta.

Setelah dinyatakan lolos seleksi tahap 1, berlanjut ke tahap 2 yaitu wawancara. Wawancara ini terdiri dari 3 tim pewawancara, dan kebetulan saya masuk ke tim 2. Wawancara terdiri dari tiga sesi, yaitu kepegawaian, pendidikan, dan keagamaan. Masing-masing sesi berada di ruangan yang berbeda dengan satu orang pewawancara yang berpengalaman dibidangnya. Urutan sesi wawancara dilakukan secara acak, dan saya mulai dari kepegawaian, keagamaan, dan terakhir pendidikan.

1. KEPEGAWAIAN
Pada sesi ini ada beberapa pertanyaan yang diajukan terkait pribadi, seperti nama, asal univerisitas, orang tua, dan organisasi yang diikuti. Kemudian pertanyaan terkait kompetensi mengajar seperti kompetensi guru, tugas guru, sifat yang harus dimiliki seorang guru. Lalu berlanjut ke pertanyaan terkait surat pernyataan yang telah diberi sebelumnya, apakah ada yang ingin ditanyakan. Silahkan tanya apa saja terkait isi surat pernyataan agar tidak terjadi kesalahpahaman setelah dinyatakan lolos. Pada bagian ini intinya berisi tentang loyalitas terhadap lembaga. Apakah kita dirasa siap mendedikasikan diri untuk lembaga secara totalitas dan siap menjaga loyalitas terhadap lembaga. Diri kita masing-masinglah yang tahu tentunya.

2. KEAGAMAAN
Mungkin karena ini adalah lembaga pendidikan berbasis agama Islam, jadi ada sesi keagamaan. Dalam sesi ini ada beberapa pertanyaan yang diajukan yang berhubungan dengan aplikasi agama dalam kehidupan sehari-hari. Yang pertama tentang data pribadi seperti nama, asal universitas, asal daerah, tahun kelulusan, dan pengalaman kerja. Kemudian masuk ke intinya yaitu tentang kepahaman agama, seperti doa sehari-hari (doa masuk dan keluar masjid, doa memakai pakaian, doa sebelum dan sesudah makan, doa masuk dan keluar wc), bacaan dalam sholat (bacaan iftitah, duduk di antara dua sujud, rukuk, sujud, tasyahud akhir, dan qunut), hafalan Al Qur’an (baca 3 surat yang dihafal), dan membaca Al Qur’an. Kemudian aktifitas selama kuliah, organisasi apa saja yang diikuti dan sebagai apa. Yang terkahir adalah pertanyaan sekaligus diskusi terkait kondisi Islam saat ini, baik di Indonesia maupun dunia.

3. PENDIDIKAN
Pada sesi ini wawancara lebih santai karena bisa dibilang seperti diskusi terkait dunia pendidikan. Pertama tentu pertanyaan terkait latar belakang kita seperti nama, asal daerah, asal universitas dan sebagainya. Kemudian saya diminta untuk mempraktekan bagaimana memperkenalkan diri pertama kali di kelas. Setelah itu sesi wawancara ini lebih santai karena pewawancara memberikan sebuah gambaran atau kasus terkait dunia pendidikan saat itu, kemudian saya disuruh memberi tanggapan. Begitu seterusnya diskusi terkait bagaimana menjadi guru yang baik, siapa yang berperan penting dalam mengatasi pendidikan, dan sebagainya. Mungkin lebih ditekankan kepada sikap kita terkait kondisi pendidikan saat itu. Setelah itu menanyakan terkait buku apa saja yang sudah dibaca terkait mengajar dan bagaimana isinya. Mungkin pada sesi ini terkesan santai karena banyak diskusi dan berargumen, tapi perlu disadari bahwa argumen yang kita sampaikan juga sebaiknya berdasar sehingga lebih memperkuat argumen kita.

Itulah pengalaman wawancara yang bisa saya bagikan. Dalam menghadapi wawancara sebaiknya kita lebih siap lagi persiapannya. Usahakan jangan terlihat gugup dan bersikap lebih percaya diri sejak awal masuk ruang wawancara. Karena ketika kita gugup dan tidak percaya diri akan membuat kita terlihat tidak siap yang mengakibatkan terbata-bata dalam menjawab pertanyaan, pikiran menjadi buyar (blank), dan berkeringat dingin. Semoga bermanfaat!

Baca Juga:



Friday, 29 December 2017

16 Makanan Tradisional di Banyumas Yang Sudah Jarang Ditemukan

16 Makanan Tradisional di Banyumas Yang Sudah Jarang Ditemukan

Bicara soal kuliner di Indonesia memang tidak ada habisnya. Beragam olahan makanan dari berbagai bahan makanan mulai dari yang tradisional sampai yang modern sangatlah beragam di setiap daerah di Indonesia. Mungkin saat ini sudah begitu banyak makanan-makanan modern yang mulai menggeser makanan tradisional di hati masyakat. Makanan tradisional yang kini mungkin sudah sulit ditemukan ataupun hanya di saat-saat tertentu saja. Seperti halnya di Banyumas, berbagai macam warisan kuliner tradisional nusantara dapat di temukan di sini. Olahan makanan tradisional dari bahan umbi-umbian dan bahan-bahan lainnya menjadi pelengkap dalam kehidupan masyarakat di Banyumas. Namun, mungkin bermacam makanan tradisional tersebut sudah jarang ditemukan karena berbagai faktor seperti banyaknya makanan-makanan modern dan gengsi yang di anggap makanan ndeso. Walau begitu, makanan tradisional memiliki rasa yang khas dan nikmat yang perlu untuk dilestarikan. Berikut beberapa makanan di Banyumas yang sudah jarang ditemukan:

1. Intil 


www.nurfaizianshori.blogspot.co.id

Intil adalah jenis makanan yang terbuat dari singkong. Setelah singkong dikupas dan dibersihkan kemudian diparut halus. Setelah itu, parutan diperas dan diuleni, ditambahkan ampas dan gula jika diinginkan. Setelah itu, kukus hingga matang. Intil biasanya dimakan untuk pengganti nasi karena mengandung banyak karbohidrat. Selain intil, ada juga oyek yang mirip dengan intil.

2. Awug-Awug

www.youtube.com
Awug-awug adalah jenis makanan yang terbuat dari singkong dengan cita rasa manis dan gurih dengan tambahan parutan kelapa. Singkong diparut kemudian diuleni dengan tambahan parutan kelapa dan gula. Untuk mempercantik warna biasanya ditambah berbagai warna seperti merah atau hijau. Kemudian letakan adonan di atas loyang, kemudian dikukus hingga matang. Tidak hanya enak, awug-awug ini juga mengenyangkan.

3. Cimplung

www.twitter.com
Makanan yang satu ini tentunya sangat khas dengan rasa manis dan gurihnya, cimplung. Makanan ini biasanya terbuat dari singkong yang kemudian direbus di nira kelapa yang mendidih hingga matang dan tekstur singkongnya lembut. Singkong dengan  balutan nira yang akan menjadi gula merah ini sangat nikmat dan tentunya mengenyangkan juga. Cimplung biasanya banyak dibuat oleh penderes atau yang biasa membuat gula merah.

4. Ciwel

www.resepnusantara.id
Masih seputar makanan berbahan dasar singkong, ciwel adalah salah satunya. Singkong diparut, digiling, dan dikukus, kemudian diberi warna hitam atau juga bisa warna original. Ciwel ini biasanya dinikmati dengan parutan kelapa muda agar tambah nikmat. Rasanya yang unik ini sangat digemari sebagai cemilan.

Baca Juga:

5. Gembus

www.masakandapurku.com
Olahan singkong memang tidak ada habisnya, seperti gembus ini. Singkong yang diparut dan diuleni dengan tambah berbagai bumbu kemudian dibentuk menjadi lingkaran. Setelah itu, diamkan sebentar dan goreng hingga matang. Rasanya yang original dan gurih ini sangat nikmat dinikmati dengan secangkir kopi. Gembus ini juga mengenyangkan karena banyak mengandung karbohidrat.

6. Gendar

www.kabarkuliner.com
Makanan yang satu ini terbuat dari nasi yang ditumbuk dengan bumbu tertentu hinngga teksturnya menjadi padat. Gendar ini biasa dimakan langsung atau dengan pecel dan sambal kacang. Selain bisa dimakan langsung, gendar juga bisa dibuat kerupuk. Caranya adalah dengan mendiamnkan gendar sekitar sehari hingga agak mengeras, kemudian diiris-iris kecil seperti kerupuk biasanya. Keringkan, dan kemudian goreng. Maka kerupuk gendarpun siap.

7. Gesret

www.tempatwisataindonesia.id
Kembali ke bahan utama singkong. Gesret ini terbuat dari singkong diparut tapi dengan ukuran yang lebih besar alias tidak lembut. Bisa ditambahkan gula mmerah ataupun tanpa gula. Kemudian kukus hingga matang. Untuk menikmati gesret ini bisa ditambahkan parutan kelapa muda.

8. Getuk

www.ccokpad.com
Makanan yang satu ini mungkin sudah sangat terkenal, getuk. Terbuat dari singkong yang dikukus kemudian ditumbuk hingga halus dan teksturnya kenyal menyatu. Yang suka manis, biasanya bisa ditambahkan gula merah hingga tercampur merata. Getuk ini bisa dinikmati dengan parutan kelapa ataupun juga bisa digoreng.

9. Grontol Jagung

www.blog.kulina.id
Grontol jagung ini mungkin tidak setiap musim ada ya karena biasanya ada ketika musim panen jagung. Jagung dirontokan dari bonggolnya kemudian dikukus hingga matang. Setelah itu, angkat dan campurkan dengan parutan kelapa muda dan sedikit garam. Rasanya tentu gurih dan enak, dan yang yang pasti mengenyangkan.

10. Karag

www.cookpad.com
Karag, atau sejenis kerupuk ini juga merupakan olahan dari bahan singkong. Tapi, untuk membuatnya membutuhkan proses yang agak lama dan agak susah. Rasanya tentu seperti kerupuk pada umumnya. Namun, karag ini lebih khas dengan rasa singkongnya yang masih kental. Makanan ini cocok untuk makan pakai nasi, soto, ataupun juga bisa dibestak (bumbu pedas manis).

Baca Juga:

11. Kenyas

www.duniapengetahuan.com
Kenyas atau yang lebih dikenal dengan tape singkong ini memiliki tekstur yang lembut. Rasanya yang manis gurih akan membuat penikmatnya ketagihan. Kenyas ini terbuat dari singkong yang difermentasi. Oleh karena itu, jika mengkonsumsi kenyas jangan berlebihan dan secuupnya saja.

12. Lemet

www.agrowindo.com
Ada lagi nih olahan dari bahan singkong, yaitu lemet. Singkong yang sudah diparut kemudian diuleni dengan tambahan sedikit parutan kelapa muda (bisa juga tanpa parutan) dan sedikit gula merah atau sesuai selera. Kemudian dibungkus dengan daun pisang dan kemudian dikukus hingga matang. Rasanya manis gurih dan pastinya mengenyangkan.

13. Lemper

www.masfikr.com
Lemper adalah olahan dari beras ketan yang diisi dengan daging, abon, atau juga serundeng. Beras ketan dikukus hingga matang, kemudian bentuk-bentuk sekepalan tangan dan pipihkan. Isi ketan tersebut dengan isian yang diinginkan kemudian dikukus kembali hingga matang. Rasanya sangat gurih dan teksturnya yang agak lengket akan menambah rasa nikmat lemper ini.

14. Meniran

www.rina-dapurmanis.blogspot.co.id
Meniran adalah makanan yang terbuat dari beras yang dibungkus menggunakan daun pisang kemduian dikukus hingga matang. Beras yang dipilih adalah beras yang kecil-kecil atau yang sudah tidak utuh lagi. Bisa ditambah beberapabumbu seperti garam dan parutan kelapa untuk menambah cita rasanya.

15. Tepleng

www.cookpad.com
Tepleng juga merupakan makanan yang terbuat dari bahan utama singkong. Singkong diparut halus kemudian dicampur dengan berbagai bumbu seperti garam dan bawang putih dan diuleni hingga merata. Bentuk adonan menjadi bulat dan kemudian pipihkan. Setelah itu goreng adonan hingga matang. 

16. Utri

www.youtube.com
Utri atau naga sari ini makanan yang sangat enak dan gurih dengan isian pisang matang dan manis di dalamnya. Utri biasanya terbuat dari tepung singkong yang kemudian diuleni dan ditambahkan potongan pisang di dalamnya dan dibungkus dengan daun pisang. kemudian kukus utri hingga matang.

Demikian beberapa makanan tradisional di Banyumas yang biasa dinikmati. Mungkin beberapa makanan sudah jarang ditemukan dan beberapa masih sering ditemukan. Sebagai warisan kuliner Indonesia, seharusnya berbagai macam makanan ini harus dilestarikan dan dijaga. Di beberapa daerah mungkin namanya berbeda ataupun proses pembuatannya yang berbeda. Apa nih nama di daerah sobat semua? bisa berbagi di sini. Semoga bermanfaat.


Wednesday, 27 December 2017

10 Permainan Tradisional Unik Anak-Anak di Banyumas Yang Sudah Jarang Dimainkan

10 Permainan Tradisional Unik Anak-Anak di Banyumas Yang Sudah Jarang Dimainkan

Permainan tradisional zaman dulu memang terasa tidak ada habisnya. Permainan yang unik, murah, menyenangkan, dan tentunya sangat menghibur menjadi pilihan anak-anak pada zaman dulu, khususnya di Banyumas. Namun, permainan-permainan itu sekarang mungkin hanyalah tinggal cerita dan kenangan yang sudah sangat jarang ditemukan dan dimainkan lagi. Permainan apa saja yah? Coba cek berikut ini:

1. Geredan Plapah Jambe (Tarikan Pelepah Pinang)

www.kenpramono.blogspot.com
Permainan yang satu ini sangat menyenangkan bagi anak-anak karena tinggal duduk dan kemudian ditarik. Biasanya anak-anak akan berebut mencari pelepah pinang yang sudah jatuh yang kemudian dirapikan. Biasanya anak-anak akan bergantian antara yang menarik dan yang ditarik karena cape juga kalau harus menarik terus menerus.

2. Bedil-Bedilan Plapah Gedang (Tembak-Tembakan Pelepah Pisang)

www.tk-putra1mataram.blogspot.co.id
Bermain tembak-tembakan memang sangat menyenangkan bagi anak laki-laki. Tak khayal jika anak-anak suka membuat tembak-tembakan mainan sendiri menggunakan pelepah pisang. Selain pakai pelepah pisang, anak-anak juga biasanya menggunakan batang pohon gembulung (baca: bahasa banyumasan). Denagn bahan dan alat yang sederhana, anak-anak bisa membuat berbagai jenis senjata mainan yang siap untuk bermain.

3. Layangan Godong Gadung (Layangan Daun Gadung)

www.youtube.com
Bermain layangan mungkin sudah hal yang biasa dilakukan anak-anak. Namun, jika bermain layangan menggunakan daun gadung mungkin baru unik Ya, itu yang dilakukan anak-anak zaman dulu karena masih belum bisa membuat layangan sendiri. Jadi, alternatifnya menggunakan daun gadung. Daun gadung tinggal di kasih kerangga lidi dan ditali sehingga dapat dipasang benang dan siap untuk diterbangkan.

4. Bal-Balan Nang Kertas (Bermain Bola di Kertas)

www.citizen6.liputan6.com
Ini nih permainan kreatif yang dulu banyak dimainkan baik di sekolah maupun di rumah. Permainan ini dilakukan oleh 2 anak. Anak-anak tinggal mempersiapkan selembar kertas dan 2 pensil yang tebal. Kertas kemudian dibagi menjadi dua bagian dengan cara dilipat dan digaris layaknya lapangan sepak bola. Dua bagian ini masing-masing pemain. Kemudian, masing-masing pemain menggambar pemainnya masing-masing terserah letaknya di mana dibagian lapangan masing-masing. Setelah siap, maka permainan dimulai dengan saling menyerang dengan cara membuat bola yaitu menebalkan dikertas yang kemudian diarahkan ke pemain lawan. Jika kena, maka pemain akan mati, begitu seterusnya hingga anak dengan sisa pemain terbanyaklah pemenangnya. Permainan ini bagus untuk melatih konsentrasi dan keakuratan dalam membidik.

5. Dara-Dara-an (Pesawat Kertas)

www.harianvelo.blogspot.com
Di Banyumas, pesawat kertas biasanya disebut dengan dara-daraan (literal: merpati-merpatian) karena sifatnya yang mirip yaitu jika diterbangkan akan kembali lagi. Cara membuatnyapun mudah dan bahan-bahannya sangat simpel yaitu selembar kertas yang dilipat sedemikian rupa untuk membentuk pesawat kertas. Bentuknyapun bisa bermacam-macam bergantung kreatifitas. Kalau di Jepang mungkin lebih terkenal dengan nama origami (seni melipat kertas).

6. Bal-Balan Nang Kertas 3D (Bermain Bola di Kertas 3D)

www.twitter.com
Permainan ini hampir sama dengan permainan mini soccer. Dua anak harus mempersiapkan masing-masing pemainnya dengan cara membuat potongan kertas kecil yang kemudian dilipat menjadi dua bagian agar dapat menjungkit. Anak dapat menyusun pemainnya sesuai strategi masing-masing layaknya dilapangan sepak bola asli. Bolanyapun terbuat dari kertas kecil yang kemudian dibuat berbentuk bulat seperti bola asli. Setelah semua siap, maka anak akan menendang bola dengan cara menempatkan pemain didekat bola di mana bola itu berada, kemudian jungkitkan kertas menuju gawang. Begitu bergantian seterusnya sampai anak dapat memasukan bola ke gawang. Butuh keahlian dan strategi khususnya agar bisa menang ya.

7. Motor-Motoran (Gledegan)

www.angkatjangkar.blogspot.co.id
Motor-motoran atau gledegan ini juga sangat menyenangkan bagi anak-anak. Dengan bentuk mainannya yang terlihat keren, maka permainan ini banyak digemari anak laki-laki. Bentuknya mungkin seperti tamiya ataupun formula one. Mainan ini terbuat dari bambu yang dibentuk sedemikian rupa sesuai selera dan kemudian diikat menggunakan tali. Roda biasanya terbuat dari sendal bekas yang dipotong seperti roda.  Setelah selesai, tinggal menambahkan roda kemudinya yang berupa tongkat panjang ke belekang sebagai pendorongnya. Simpel bukan?

8. Gasing Tutup Botol

www.duniafathur.blogspot.com
Tutup botol bekas juga bisa bermanfaat lho untuk dijadikan sebagai mainan, yaitu gasing. Ambilah satu tutup botol bekas (alumunium, bukan plastik). Kemudian pipihkan menggunakan palu, namun bentuknya sedikit dicekungkan. Setelah itu tusukan paku di tengah-tengah gasing tadi hingga ada tonjolan seperti tumpuan untuk gasing berputar. Maka gasingpun telah siap dimainkan. Untuk memainkannya bisa menggunakan karet gelang ataupun pentil seperti gambar di atas. Lilitkan di gasing, kemudian lepaskan. Maka gasing akan berputar.

9. Topeng Kertas

www.duniafathur.blogspot.com
Terlihat gaya dengan topeng kertas mungkin itu yang dulu anak-anak pikirkan. Kreatif bukan? Siapkan selembar kertas dan bentuklah sedemikan rupa sehingga bentuknya seperti gambar. Maka topeng kertas siap dipakai. Permainan ini banyak dilakukan anak-anak di sekolah maupun di rumah sebagai ajang untuk tampil keren. Namun, karena bahannya terbuat dari kertas, maka topeng ini cepat rusak.

10. Kunclungan/Dus-Dusan/Ceguran (Mandi di Sungai)

www.ebudaya.m-edukasi.kemdikbud.go.id
Ini nih salah satu permainan yang tidak membutuhkan bahan, biaya, ataupun alat. Tinggal siapkan saja mental yang cukup ya. Bermain di sungai atau biasanya disebut kunclungan, ceguran, dus-dusan atau apapun itu namanya pastinya permainan ini sangat menyenangkan. Selain bisa sekalian mandi, kunclungan ini juga bisa bermanfaat untuk belajar berenang dan katanya sih bisa nambah tinggi badan juga. Tapi harus memilih sungai yang bersih dan tidak terlalu dalam ya agar tidak berbahaya.

Berbagai permainan itu mungkin hanya sebuah kesenangan semata yang dilakukan oleh anak-anak untuk merasakan bahwa bahagia itu sederhana. Melakukan kesenangan yang murah dan tidak perlu pergi ke tempat yang jauh, itulah permainan anak-anak zaman dulu. Mungkin berbeda dengan zaman modern saat ini yang hampir serba mahal dan mewah. Coba sobat berbagi di sini apa sih permainan masa kecil sobat. Semoga bermanfaat.


Post Unggulan

Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Wisata Edukasi dan Sejarah

Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Wisata Edukasi dan Sejarah My Own Property Yogyakarta memang terkenal dengan beragam wisatanya...

Popular Posts